Orang bilang aku adalah orang terbodoh karena cinta,
orang bilang aku gila karena cinta. Entah berapa banyak orang mencibirku karena
aku masih menunggu janji yang tak pernah kunjung datang, aku tak menyalahkan
mereka sedikitpun tak akan pernah menyalahkan mereka karena mereka tak pernah
tau apa yang sebenarnya hatiku rasakan dan apa sebenarnya hatiku inginkan.
*Flashback
“Banyak yang lebih dari dia, lantas
kenapa kamu masih menunggunya dan berharap dia kembali, heyy... bangun dari tidurmu, ini dunia nyata!” ucap sahabatku dengan menunjuk-nunjuk mukaku, dengan senyum aku
menjawab “apa aku salah? Apa dengan aku menunggu dia adalah satu hal yang
merugikanmu?” dia kembali suara “bukan aku yang kau rugikan, tapi mereka!”
“mereka?” tanyaku, “iya… mereka yang menyukaimu?” jawabnya sambil meng-angguk
anggukkan kepalanya, “apa yang membuat mereka merugi?” tanyaku tanyaku menataplurus kearah sahabatku itu, dia
terdiam cukup lama “aku tak tau” suaranya kembali muncul. “aku tak pernah
merugikanmu dan bahkan aku tak pernah merugikan orang lain dengan penantianku
ini, kalau pun mereka merasa merugi dengan sikapku, aku minta maaf yang sebesar-besarnya” jawabku panjang lebar,
“aaahhh sudahlah, memang susah berbicara dengan orang yang sedang jatuh cinta
sepertimu!” jawabnya sambil membelakangiku, aku hanya bisa menanggapinya dengan
senyum manisku.
percakapan sore itu masih teringat dengan jelas di memori otakku. Entah sampai kapan aku seperti ini, menjadi bahan
cemo’ohan orang karena menunggumu, entah sampai kapan pula aku harus bersikap
dingin kepada setiap lelaki yang mendekatiku… aku hanya ingin menunggu menunggu dan menunggu untukmu, untukku dan untuk kita kelak :')
Pintaku : Tuhan biarkan rasaku ini terus seperti ini,
merasa bahagia meski harus menunggu
begitu lama, Tuhan biarkan rasaku seperti dalam keadaan seperti ini, merasa bahagia walau janjinya
mungkin akan terlupa, Tuhan jadikan aku orang yang tak pernah mengeluh
akan semua keputusanmu atau penantian ini dan Tuhan beri aku ketabahan disetiap
cemo’ohan, amarah, ke-egoisan dan hinaan dari mereka, karena aku tau mereka tak
pernah salah…